Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Pelatihan Guru SMAPA

Pelatihan Google Classroom Bagi Guru SMAN 1 Paciran 13 Maret 2020.

keluarga Kecilku

Kenang-kenangan di wisata hawai Malang

Album UUS

Bapak/Ibu Guru Matematika SMAN 1 Paciran Lamongan Jawa Timur.

pemandangan

pemandangan jalan raya.

Tuesday, May 5, 2020

Mengembangkan ide dengan Mind Mapping

Lanjutan dari resume ke 3: Belajar Menulis bersama Bapak Akbar Zainuddin

Berbagi ilmu merupakan amal sholeh, amal tidak terputus apalagi ilmunya terus diturunkan/dibagikan ke orang lain, jangan pernah pelit dengan ilmu, karena ilmu jika disimpan sendiri, dimiliki sendiri tanpa ddibagikan ke orang lain maka akan membakar dirinya sendiri. Pak Akbar merupakan salah atu contoh orang yang tidak pelit ilmu. semoga beliau tetap sehat dan terus berbagi agar dapat bermanfaat kepada orang lain.

o..ya kita lanjutkan materinya za...

bagaimana mengembangkan ide dengan teknik Mindmapping.
Mindmapping atau Membuat Peta Pikiran sangat bermanfaat sekali dalam mengembangkan ide, jika kita tidak membuatnya maka kita akan kesulitan dalam mengembangkan ide yang akan kita tulis, baik berupa artikel atau buku.
untuk memahami bagaiman cara mengembangkan ide, silakan dilihat videonya ya.




Mindmap ini saya gunakan di hampir semua tulisan saya.
Cara membuatnya gampang:

1. Tuliskan tema di tengah kertas kosong, lingkari.
2. Buat cabang-cabangnya. Cabangnya itu biasanya ada 3: WHY (Mengapa, alasan), WHAT (Apa, definisi), dan HOW (Strategi, cara, bagaimana).
3. Buat sub cabang dari ketiga hal di atas.

Nah, sub cabang inilah yang menjadi kerangka tulisan.

Bisa juga menjadi kerangka buku.
Perhatikan contoh berikut

Ayo segera ambil kertas dan polpen kamu, tulis ide pokok di tengah, kemudian buat cabang-cabangnya..
selamat mencoba semoga sukses...


UUS(Usaha Untuk Sukses)
Penulis buku: Google dan Quizizz: Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Gawai
Jika ingin mempunyai bukunya silahkan klik kontak berikut
Whatsapp --> wa.me/6285852014554
Telegram --> t.me/uus_sukses

Kunjungi blog saya : www.b-uus.com dan www.mediabelajar-uus.com


11 Trik mendapatkan ide menulis

Resume: Belajar bersama Bapak Akbar Zainuddin
Minggu : 3 Mei 2020


Hari ke-3 belajar menulis bersama Bapak akbar Zainuddin penulis buku best seller manjadda wajadda dan UKTUB, dimana buku-buku ini tersedia di gramedia, bukunya bagus sekali yang minat bisa langsung ke gramedia terdekat ya..
Belajar menulis malam ini topiknya keren sekali, di mana banyak orang yang merasa kesulitan dari mana saya mulai menulis. apa yang pertama kali akan saya tuliskan. saya tidak punya ide, bagaimana saya bisa menulis?

Tenang saja di sini akan dibahas tuntas Dari Mana Mencari Ide?
Tonton video berikut ya..

Banyak hal bisa kita lakukan untuk mencari ide. sebelas hal di bawah ini merupakan sumber ide dan inspirasi:  

Pertama, Dari Film yang Kita Tonton

Film merupakan salah satu sumber inspirasi dalam menulis buku. Sebuah film biasanya tidak semata-mata membawa cerita yang menghibur penonton tetapi juga mempunyai ide-ide yang ingin disampaikan. Ide-ide inilah yang bisa menjadi inspirasi bagi para penulis menjadikannya sebagai tema tulisan.

Saat kita melihat film “Titanic” misalnya, beberapa pesan yang ingin ditampilkan dalam film ini di antaranya adalah “Jangan Sombong”, “Tetaplah Mempunyai Harapan Walaupun Kecil”, “Cinta Tidak Mengenal Kasta”, dan ide-ide lain yang bisa kita gali. Film “Green Lantern” memberikan pesan kuat bahwa kita mesti punya keberanian agar bisa mengalahkan berbagai ketakutan.

Hampir setiap film membawa pesan tersendiri. Jangan lupa selalu membawa catatan agar kita bisa mengambil pesan-pesan yang disampaikan untuk dijadikan bahan tulisan.

Film Titanic ini film yang selalu saya suka, saya tonton berkali-kali, dan juga saya tulis berkali-kali.

Satu tulisan tentang Titanic ini bahkan masuk menjadi "ilustrasi" kisah tentang kesombongan, cinta, dan juga motivasi.

Ingat kata-kata terakhirnya: "Jangan pernah menyerah, apapun yang terjadi, walau tidak ada harapan sekalipun".

Nah, Anda terinspirasi oleh film apa selama ini?Jangan hanya ditonton, tulis.

Sumber ide yang kedua adalah dari Buku dan apapun yang Kita Baca

Sumber ide yang kedua adalah dari Buku dan apapun yang Kita Baca

Buku yang kita baca merupakan sumber inspirasi tiada habisnya. Bagaimana mengambil inspirasi dari buku atau artikel yang kita baca?

Cara pertama adalah melengkapi buku atau artikel yang sudah ada. Jika kita ahli memasak dan membaca buku resep masakan, kita bisa melakukan perbandingan dan melengkapinya. Kita menulis hal yang baru dan berbeda sehingga bisa saling melengkapi satu dengan yang lain.

Cara kedua adalah membuat buku dengan tema yang sama tetapi lebih baik. Lebih baik di sini adalah lebih kaya dengan ilustrasi, lebih banyak contoh-contoh dari kalangan lokal ataupun lebih mendalam pada saat bercerita. Kita menghadirkan tema yang sama dengan suasana dan gaya bahasa berbeda.

Cara ketiga adalah membuat pemikiran berbeda dengan apa yang kita baca. Tradisi menjawab ataupun mengritik pemikiran seseorang dengan menulis buku atau artikel sanggahan adalah tradisi pemikiran yang luar biasa. Pembaca kedua buku atau artikel yang saling bertentangan bisa disuguhkan berbagai argumentasi yang mendasari perbedaan pemikiran tersebut. Ini merupakan tradisi ilmiah yang perlu dilestarikan. Buku dijawab dengan buku. Artikel dijawab dengan artikel.

Tidak sekadar membaca. Hasil dari membaca adalah tulisan baru.

Sumber ide yang ketiga adalah Dari Peristiwa yang Kita Rasakan

Menuliskan peristiwa yang kita alami sangat mengasyikkan karena menceritakan hal nyata. Peristiwa yang kita alami bisa menjadi sebuah novel menarik dan masuk akal karena melibatkan contoh sehari-hari.

Bahkan semua peristiwa menarik dituliskan. Apalagi jika penuh dengan konflik dan perjuangan panjang, akan jauh lebih menarik. Berbagai kisah novel yang terinspirasi kisah nyata bisa menjadi best seller salah satunya karena dirasa dekat dengan kehidupan para pembaca sehingga seakan mereka mengalami sendiri peristiwa yang diceritakan.

Jangan remehkan catatan harian (diary). Catatan perjalanan hidup itu mungkin tidak kita rasakan penting sekarang, tetapi suatu saat nanti pernak pernik kehidupan it…

Sumber Ide yang Ke-4 adalah Dari Perjalanan yang Kita Lakukan

Saat kita melakukan perjalanan ke suatu daerah, jangan lupa menulis hal-hal unik yang ada di sana. Tulisan perjalanan bisa menjadi buku mengasyikkan.

Hal-hal yang menarik ditulis di antaranya adalah tujuan wisata lokal, kehidupan penduduk, makanan khas, budaya tradisional, oleh-oleh yang bisa dibawa, adat istiadat, dan berbagai sudut pandang yang berbeda.

Buku Naked Traveller adalah contoh yang pas bagaimana kisah perjalanan itu dibukukan. Sang penulis, Trinity Traveller menceritakan setiap detail dari kisah perjalanan yang dialami sehingga pembaca seakan dibawa ke tempat ia bercerita. Kumpulan cerita perjalanan selain menjadi hiburan tersendiri juga bisa menjadi panduan wisata saat kita berkunjung ke sana.

Sumber Ide yang Ke-5 adalah Dari Lagu yang Kita Dengar

Lagu juga bisa menjadi sumber inspirasi. Simak dan nikmati lagu-lagu tersebut dengan baik, pahami pesan yang dibawa, tuangkan menjadi tulisan.

Saat mendengarkan lagu “Laskar Pelangi” atau “Di Atas Awan” yang dinyanyikan grup band Nidji misalnya, yang terbayang di atas kita adalah tulisan tentang keberanian bermimpi dan kerja keras mencapai impian. Tidak ada satupun hal di dunia ini yang tidak bisa kita capai asal kita mau bekerja keras.

Dengan memahami satu persatu syair lagu dengan baik akan membuat kita mampu menuliskan tema-tema yang ada dalam lagu tersebut. Dengarkanlah banyak lagu, nikmati syair dan alunan musiknya, lalu ambillah inspirasi untuk menjadi tulisan.

Sumber Ide yang Ke-6 adalah dari Curhat dan Obrolan

Inspirasi sebuah tulisan juga bisa didapatkan hasil dari “curhat” ataupun obrolan dengan teman. Saat orang menceritakan permasalahannya, bisa menjadi satu tema tulisan yang bisa kita angkat. Bisa jadi, orang mengalami permasalahan yang kurang lebih sama sehingga membutuhkan jalan keluar yang tidak jauh berbeda.

Seorang penulis memang lebih baik sering mengobrol dengan banyak orang. Semakin sering mengobrol akan semakin banyak tema yang bisa dituliskan. Jika satu obrolan menghasilkan satu tema, puluhan obrolan setiap hari menghasilkan puluhan tema yang bisa dituliskan.

Saya banyak sekali mendapatkan inspirasi tulisan dari orang-orang yang curhat. Mereka punya masalah dan bagaimana kita mencari solusi atas masalah tersebut. Itu akan menjadi ide tulisan yang luar bias.

Sumber Ide ke-7 adalah dari Status di Media Sosial

Sekarang ini, dengan mudah orang menuliskan update status tentang kehidupan kesehariannya di media sosial seperti Facebook dan Twitter. Bagi saya, berbagai status tersebut adalah inspirasi yang sangat baik karena memang terjadi dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Kita tidak perlu bertanya satu persatu kepada setiap orang tentang permasalahan mereka atau apa yang mereka alami, cukup dengan melihat statusnya dari waktu ke waktu, kita bisa mendapatkan ide tentang tulisan kita.

Saat kita mau menulis tentang sabar misalnya, dengan mudah kita melihat status teman Facebook kita yang sedang mencurahkan permasalahnnya di status mereka. Kita bisa menjadikannya sebagai contoh kasus ataupun menjadi inspirasi bagaimana mengatasi persoalan yang dialaminya.

Sumber ide ke-8 dari Observasi Langsung

Kita bisa menuliskan sebuah buku dengan melakukan observasi langsung ke lapangan. Jika ingin menulis bagaimana mengelola sampah lingkungan menjadi kerajinan tangan yang bisa dijual, kita mesti mendatangi tempat-tempat yang sudah melakukan itu semua dan mengobservasi secara detail agar bisa mendapatkan gambaran yang utuh.

Sama halnya jika kita ingin bercerita tentang beternak Lele Sangkuriang misalnya, kita harus mendatangi tempat peternakan Lele Sangkuriang agar bisa mendapatkan keterangan sebanyak-banyaknya mulai dari pembibitan, pembesaran, hingga pemasaran.

Prinsipnya, datangi apa yang akan kita tulis, catat hal-hal detil di sana, lihat sisi pandang dalam diri kita, lalu tuliskan.

Sumber ide ke-9 adalah dari Ajaran Agama


Kita juga bisa menuliskan buku dari ajaran agama yang kita baca. Untuk penulis yang beragama Islam, kitab Al-Qur’an dan Hadis adalah dua sumber ilmu pengetahuan yang tiada habis akan dituliskan. Membaca Al-Qur’an dan Hadis disertai pengertian akan artinya (lewat terjemah) akan membantu kita membangun tema seperti apa yang kita inginkan.

Jika kita ingin berbicara tentang berbakti kepada orang tua, kita bisa mencari ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan juga Hadis tentang hal ini. Bagaimana cara berbakti kepada orang tua, apa balasan orang yang durhaka, dan berbagai hukum yang berlaku.

Saya biasanya menggunakan buku-buku indeks Al-Qur’an dan Al-Hadis yang sudah banyak tersedia untuk pencarian secara cepat.

Sumber ide ke-10 adalah Dari Kesulitan Yang Kita Alami


Berbagai kesulitan yang kita alami juga bisa menjadi sumber inspirasi. Buku-buku ini biasanya berbentuk tips praktis. Bagi kaum muslimah, saat kesulitan memadupadankan hijab misalnya bisa menjadi inspirasi menulis buku tentang hijab yang baik.

Kesulitan orang lain dalam melakukan sesuatu juga bisa menjadi inspirasi tulisan. Solusi atau jalan keluar dalam bentuk tips sehari-hari banyak dibutuhkan orang. Tips mencari dan melamar pekerjaan, tips pemasaran online, tips membangun usaha, dan berbagai tips lainnya.

Sumber Ide ke-11 adalah Alam Terkembang Jadikan Inspirasi


Semua yang terhampar pada alam terkembang bisa menjadi inspirasi. Di manapun berada, dengan siapapun bertemu, peristiwa apapun yang kita alami, bisa menjadi bahan tulisan yang menarik.

Asahlah diri menuliskan apa yang kita lihat, rasakan, dan dengarkan. Jangan sampai ada yang terlewat. Biasakanlah mencatat apapun yang ada di sekitar kita. Alam semesta dan seisinya adalah sumber inspirasi yang tiada habisnya.

Bahkan dalam Al-Qur’an disebutkan jika tujuh lautan dijadikan tinta untuk menuliskan semua apa yang ada di alam semesta ini, niscaya tidak akan habis dituliskan, bahkan itupun masih kurang. Alam semesta adalah keindahan yang luar biasa yang sangat inspiraf. Tinggal kita belajar lebih sensitif menguraikan berbagai peristiwa menjadi tulisan yang menarik untuk dibaca.

Silakan untuk disimak baik-baik ide-ide itu dari mana bisa kita dapatkan.


Jika sudah memahami materi di atas, silahkan di praktekkan ya...
semoga bermanfaat...
Aku harus bisa...
Andapun juga harus bisa...

Terima kasih...

UUS(Usaha Untuk Sukses)
Penulis buku: Google dan Quizizz: Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Gawai
Jika ingin mempunyai bukunya silahkan klik kontak berikut
Whatsapp --> wa.me/6285852014554
Telegram --> t.me/uus_sukses

Kunjungi blog saya : www.b-uus.com dan www.mediabelajar-uus.com

Saturday, May 2, 2020

5 HAL PENTING YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENULIS

Resume: Diskusi bersama Bapak Akbar Zainuddin
Sabtu, 2 Mei 2020



Dapat berdiskusi bersama orang-orang hebat itu sangat menyenangkan, dan termotivasi, Akbar zainuddin penulis buku best seller Man Jadda Wajadda dan UKTUB ini, banyak menginspirasi untuk lebih  semangat dalam menulis, pengalamnya diberikan dengan ikhlas sebagai amal jariyah.
5 Hal penting yang harus dimiliki seorang penulis, ini sengaja saya tulis di sini, dengan tujuan yang pertama jika saya lupa ataumotivasi saya turun, saya bisa buka dan baca kembali. kedua semoga orang yang membaca tulisan ini juga dapat termotivasi sehingga semangat untuk menulis.

5 HAL PENTING YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PENULIS

PERTAMA: NIAT DAN MOTIVASI KUAT

Harus punya niat dan motivasi kuat dalam menulis. Karena menulis banyak tantangan dan rintanga. Kalau niat kuat kuat, kita akan mampu mengatasi segala tantangan dan rintangan.
Beberapa niat dan motivasi menulis adalah:
1.    Memberi manfaat untuk orang banyak.
2.    Menyebarkan ide kepada orang banyak.
3.    Ingin menjadi amal jariyah, amal yang terus mengalir.
4.    Menulis adalah passive income.
5.    Buku adalah kartu nama terbaik.

KEDUA, HARUS PUNYA TARGET

Targetkan berapa lama sekali satu artikel bisa selesai. Misalnya seminggu sekali, dua minggu sekali, atau satu bulan satu artikel. Tidak masalah, yang penting punya target. Kalau tidak punya target, bagaimana buku akan selesai?

Kalau kita menulis untuk kapan saja bisa selesai, memang tidak masalah. Ataupun kalau tidak selesai juga tidak apa-apa, maka tidak perlu punya target. Tetapi bagi saya, buat apa latihan menulis kalau tidak ada targetnya? Lebih baik mengerjakan hal-hal lain. Karena tidak akan pernah menjadi maksimal.

KETIGA, DISIPLIN

Disiplinkan diri untuk berlatih menulis. Menulis itu jangan di sisa-sisa waktu. Kalau menulis hanya di sisa-sisa waktu, kapan bisanya? Menulis itu harus dijadwalkan SETIAP HARI.

Tidak harus lama-lama, mulai saja dengan 15-30 menit setiap hari. Bisa pagi, siang, ataupun malam. Coba cari jadwal yang Anda bisa sisihkan 15-30 menit. Bisa sebelum subuh, sesudah subuh, siang hari, sore, ataupun malam. Sesudah itu bangun komitmen untuk menulis setiap hari.

KEEMPAT, BERANI

Hilangkan semua kekhawatiran dan ketakutan. Khawatir tulisan tidak bagus, khawatir nanti di tengah jalan “ngeblank”, khawatir salah dalam tata bahasa, khawatir tidak diterima redaktur, khawatir tidak diterima penerbit, khawatir buku tidak laku, dan sebagainya.

Banyak sekali kekhawatiran yang membuat kita akhirnya malah ragu untuk menulis. Karena itu, beranilah untuk menulis. Tidak perlu ragu, tidak perlu khawatir. Kalau salah, tinggal perbaiki. Yang penting sudah menulis dan jadi artikelnya. Apalagi kalau naskah bukunya sudah jadi, wow, keren sekali.

KELIMA, PANTANG MENYERAH

Menulis itu banyak tantangannya. Tantangan terbesar adalah diri sendiri. Mengalahkan kemalasan. Sering orang bertanya: “Mas Akbar, saya tidak bisa menulis, tata bahasa kurang, membaca tidak suka, dan seringnya malas, bisa ngga saya jadi penulis?”.

Saya bilang, lebih baik tidak usah jadi penulis. Cari pekerjaan lain yang membuatmu semangat. Lha, kalau mau jadi penulis kok masih malas, mana bisa? Lawan rasa malasmu.

Terus kalau tulisan ditolak, jangan menyerah. Itu hal biasa. Semua penulis besar pernah ditolak tulisannya. Karena memang begitu. Ditolak itu biasa. Bahkan berpuluh-puluh kali ditolak tulisan kita, tidak apa-apa. Toh tulisan kita sudah jadi, bisa untuk bahan menyusun buku.

Jangan menyerah. Kalau ditolak, bangkit lagi dan lagi.

Agar kita tetap semangat menulis, dan bisa mempertahankan 5 hal penting di atas, maka yang perlu kita lakukan adalah sering-sering berkumpullah dengan para penulis agar kita bisa saling sharing tentang kepenulisan dan saling memotivasi untuk tetap menulis.

Dimana ada kemauan, Allah pasti memberi jalan

Salam literasi.

UUS(Usaha Untuk Sukses)
Penulis buku: Google dan Quizizz: Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Gawai
Jika ingin mempunyai bukunya silahkan klik kontak berikut
Whatsapp --> wa.me/6285852014554
Telegram --> t.me/uus_sukses

Kunjungi blog saya : www.b-uus.com dan www.mediabelajar-uus.com


Terimakasih yang sudah membaca tulisan saja, jangan lupa tinggalkan komentar ya...

Friday, May 1, 2020

Pengertian Artikel


 Rangkuman Kursus Menulis Artikel bersama KangEncon

Pertemuan 1 (Pengertian artikel)
Jum’at 1 Mei 2020

Pada pertemuan yang pertama daring Menulis Artikel dimulai pukul 14.00-15.00 dengan materi Pengertian Artikel yang akan di pandu langsung oleh Bapak Encom Rahman Gupres Nasional Tahun 2016 dan moderator ibu Popon Kepala Sekolah TK Cinta Asih Majalengka. Kegiatan ini diikuti oleh 230 peserta se-Indonesia.

Model pembelajaran kursus ini adalah fasilitator memberikan materi di group kemuadian peserta membaca materi/modul. Setiap pertemuan fasilitator menyampaikan materi yang sudah dibagikan dengan menggunakan voice/rekaman suara, pada saat pembelajaran berlangsung group whatsapp dikunci sehingga peserta fokus menerima materi yang disampaikan fasilitator.
Sesi selanjutnya adalah tanya jawab dengan dipandu moderator ibu popon, peserta memberikan pertanyaan yang dikirim lewat chat whasapp pribadi ke moderator, kemudian moderator mengirim satu persatu ke group dan langsungdi tanggapi oleh fasilitator. Jika sampai waktu habis yaitu pukul 15.00 pertanyaan belum terjawab semua maka akan dijawab fasilitator pada esok harinya lagidi group.

Hasil TNA peserta di group ini 90% adalah penulis pemula, sedangkan 10% adalah peserta yang sudah pernah menulis di koran.
Harapan kursus menulis artikel, Setelah mengikuti kursus diharapkan

1.      Mampu menulis artikel yang layak di kirim di koran
2.      Mampu menulis buku solo
3.      Mampu menulis artikel di blog
4.      Mampu menulis artikel di buku best seller.
5.      Mampu Mengidentifikasi artikel yang layak dimuat di koran

Memasuki materi Pengertian Artikel
Jenis-jenis tulisan di koran:
1. BERITA
2. FEATURE
3. ARTIKEL POPULER
4. KOLOM
5. TAJUK RENCANA
6. WAWANCARA
7. OPINI
8. ESSAY
9. CERPEN / CERBUNG
10. PUISI/SAJAK

Pada kursus kali ini hanya membahas Artikel Populer
Artikel adalah karya jurnalistik berupa tulisan yang berisi pendapat/opini gagasan pemikiran serta fakta.
Artikel dalam jurnalistik termasuk dalam katagori opini atau view seperti tajuk rencana, surat pembaca, kolom, analisis pembaca atau karikatur.
Artikel ditulis berdasarkan realitas, yang memperkuat fakta kebenaran kebenaran sebagai substansi utamanya.
Hakekat artikel menunjukkan analisis singkat masalah yang besar dan aktual, diharapkan setelah membaca artikel, pembaca menjadi tahu keaadaan sesuatu yang telah, sedang, dan akan terjadi lewat analisis singkat artikelis.

Artikel merupakan karya tulis ilmiah, Jenis artikel ada 2

1.      Artikel populer dimuat dan dikirim para penulisnya ke koran
2.      Artikel hasil penelitian: artikel hasil penelitian di muat dan dikirm ke jurnal ilmiah


Jumlah kata yang dikirm ke koran berbeda-beda setiap koran, pada umumnya  adalah satu artikel terdiri dati 800-1000 kata.

Artikel terdiri dari pendahuluan, pembahasan dan simpulan.

Cara mudah memulai menulis artikel; perbanyak membaca artikel-artikel di koran yang sesuai dengan jenis, minat, dan karekter artikel yang ingin di buatnya. Penulis pemula biasanya kehabisan ide, kata, atau kalimat. Untuk mengatasi hal tersebut maka penulis pemula harus banyak membaca artikel-artikel/buku-buku sebagai pendukung dalam menulis.

Perbedaan artikel dan opini;
Opini adalah pendapat, pemikiran, atau gagasan pribadi
Artikel adalah opini yang ada rujukannya dan argumentasinya dapat dipertanggungjawabkan.

Motivasi untuk menulis adalah di niati sebagai amal jariah untuk orang lain, untuk anak-anak dan cucu kita di masa mendatang.


Tugas 1
Latihan menulis ARTIKEL
Jumat, 1 Mei 2020
Jawaban LKS ini ditunggu hingga jam 21:00 Wib

Nama :
Propinsi:

Lembar Kerja Peserta kursus menulis artikel.
1. Tuliskan pengertian artikel menurut pemahaman saudara?
2. Apa perbedaan artikel populer dan artikel hasil penelitian ilmiah menurut saudara?

Jawaban
1.

2.


Terima kasih
🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽🙏🏽