Wednesday, September 16, 2020

Ku Tak Berharap Masuk Level 4


KU TAK BERHARAP MASUK LEVEL 4

Sabtu, 12 Septeber 2020 momen indah yang tak terlupakan sehingga memotivasi saya untuk buka blog saya dan menuangkan kegembiraan ini sebagai bukti pengalaman di kemudian hari.
Siang bolong. Saat ku sibuk dengan laptopku. Tiba-tiba Cedutan itu muncul di mata sebelah kanan. Sambil ku usap2, dan ku pijat mataku aku berfikir ada apa gerangan.
Fakta atau mitos. Orang tua dulu bilang cedutan itu ada tandanya kalau cedutan disebelah kiri, ada yang ngrasani. Jika cedutan itu disebelah kanan tandanya mau dapat rizki.
Kulihat jam waktu sdh menunjukkan pkl 10 aku harus segera ke madrasah untuk mengajar di shif kedua. Walau pandemi tak kunjung surut. Karena daerahku sudah zona hijau maka KBM di madrasah swastaku tetap masuk walau harua shif 2x
Saat ku habis mengajar. Aku duduk bersama teman2 guru. Cedutanku masih belum hilang. 'Ada apa bu' tanya ustadzah. 'Cedutan ustadzah' jawabku. 'Mau dapat rizki itu, walau mungkin itu sdh hakmu'.  "aamiin".
Karena tdk nyaman dengan mata yg terus berkedip aku segera pulang dengan harapan dapat istirahat. Tapi beban tugas yg harus segera kuselesaikan sehingga akupun tetap semangat bersama laptopku.
Pukul 14.51 ku mendapat sms dari salah satu Duta Rumah Belajar Jatim. Tapi karena waktu itu batre hp ku habis maka jadi harus dicas. Kutinggal mengantarkan anakku mengaji ke pondok sehingga aku tdk bisa buka hp.
Sepulang dari pondok sudah manghrib aku baru buka HP dan tak kusangka dan tak kuduga ada chat whatsapp dari pak Rachmad rumah belajar. Nama itu dulu pernah saya simpan di HP ku jadi muncul namanya. Dengan gemetar "ada apa" ku buka ada kata "tes" di chat terahirnya pada pukul 17.18 mungkin karna info ini harus segera di baca sementara pak rahmad sudah nunggu 3 jam tapi belum saya buka chatnya. Maafkan aku pak Rahmad. Bukan maksud ku menyepelekan njenengan.
Pelan-pelan ku menaikkan jemariku untuk membuka pesan pak guru hebat ini. Dengan pelan-pelan dan gemetara ku baca chatnya.
"Assalamualaikum Wr Wb
Salam sejahtera bagi kita semua
🤲🙏
Sebelumnya kami menyampaikan selamat kepada Bapak/Ibu yang telah berhasil lulus level 3 PembaTIK 2020 serta dinyatakan lolos untuk dapat lanjut ke level 4
Oleh karena itu, melalui Whatsapp ini *kami mengundang sekaligus memohon konfirmasi bersedia atau tidak bersedia*
lanjut pada kegiatan level 4
Jika *bersedia* kami mohon segera masuk pada link berikut
----------------
Jika *tidak bersedia*, maka kami mohon utk segera memberi konfirmasi dan akan segera dicari pengganti Bapak/Ibu
Atas perhatian dan konfirmasi Bapak Ibu sekalian kami sampaikan terima kasih
Duta Rumah Belajar Jawa Timur"

Kesempatan Datang Tiba-tiba. Kesempatan belum tentu datang kembali. Momen ini adalah harapan semua peserta pembatik yg diikuti puluhan ribu guru senusantara.
Walau dari kemaren aku tidak berharap untuk bisa masuk ke level 4 karena aku tau bahwa pesaingnya banyak sekali. Apalagi di jawa timur pesertanya paling banyak lebih dari 300 yg lulus level 3. Sementara setiap propinsi hanya di ambil 30 orang. Jadi mustahil kalau aku bisa masuk di level 4.
Tidak ada yang tidak mungkin kalau allah sudah berkehendak. Rizki tidak akan kemana-mana. Allah itu maha adil. Di hari itulah aku tidak berfikir panjang. Ku putuskan mampu atau tidak saya harus tetap gabung di group tersebut. Dan dengan semangat akan mengikuti dan melalu semua tahapan di level4 ini.
Dengan motivasi "semangat belajar untuk anak bangsa."
Maju terus pantang menyerah.
Semoga mendapat ilmu yang bermanfaat.

Terimakasih Pak Rachmad.
Terimakasih Duta Rumah Belajar Jatim
Terimakasih Pusdatinkemdikbud.
Atas kesempatan belajar bersama guru2 hebat yg luar biasa.
Jasamu akan ku kenang selamanya.

Salam
UUS (Usaha Untuk Sukses)

#Pembatiklevel4Jatim
#Pembatik2020
#RumahBelajar
#Pusdatinkemendikbud

0 comments:

Post a Comment